ADA BAHAYA DI YOUTUBE


Ternyata bukan hanya video porno yang jelas di cekal saja yang merusak prilaku, namun ternyata ada beberapa video bebas akses yang bisa merusak prilaku anak. Apapun video nya, jika hal tersebut tidak di dampingi pemahaman dan arahan yang baik, bisa jadi video yang merusak loh.
Siapa yang tidak kenal Youtube.
Situs berbagi video ini merupakan akses termudah dan bebas bagi orang untuk menikmati video, banyak video yang di unggah ke situs ini dengan konten menarik seperti musik, pengetahuan, game sampai film. meski begitu tak jarang youtube pun menampilkan video yang seharusnya di filterisasi bagi sebagian umur/orang. contohnya seperti video perkelahian, tawuran atau tindak kekerasan. Hal ini tentunya mampu di bijaksanai bagi kita sebagai orang dengan usia dan pemikiran dewasa, namun bagi anak ini merupakan gambaran yang bisa saja dia serap sebagai acuan prilakunya. Di perlukan bimbingan orang tua dalam membuka video seperti ini bagi anak agar anak menjadi paham akan maksud video tersebut.

Hal ini terjadi di beberapa lingkungan yang pernah saya singahi, dimana anak ternyata meresapi video tersebut bahkan mereka terinspirasi dengan membuat senjata atau alat tawuran dari video yang mereka tonton. Sebagai contoh mereka mampu membuat senjata dari gir sepeda yang di ikatkan pada belt (ikat pinggang), senjata ini mirip seperti ‘gada’ atau cambuk berujungkan gir sepeda.
Bukan hanya senjata yang mereka buat, sisi baik nya mereka mampu membuat lagu sederhana yang di pakai sebagai yel-yel kumpulan mereka, namun sayangnya isi dari liriknya kebanyakan mengejek kumpulan lawannya, seperti geng A mengejek geng B, atau bahkan sekolah A mengejek sekolah B dengan sebuah lagu yang mereka buat sendiri. Mungkin karena liriknya mudah di ingat atau lagu tersebut menginspirasi mereka, lagu ini sering sekali dinyanyikan di waktu anak anak berkumpul di daerah saya dan setelah di selidiki ternyata lagu yang mereka nyanyikan di dapat dari video di youtube.

Tak berhenti di situ saja, video seperti ini mudah di akses, bahkan hingga mencapai ratusan penonton. Bisa anda lihat sendiri, cukup ketikan ‘tawuran’ dan lihat view-nya, lumayan banyak bukan, dan apakah penonton sebanyak itu semuanya orang dewasa?
Merasa ngeri jika anak sendiri ikut terjerumus ke hal seperti ini ya.
Jadi untuk para orang tua, mulailah menjadi monitoring anak yang bijaksana, mampu mengalihkan hal berbau kekerasan ke hal yang menyenangkan dan pulihkan pandangan anak dari wawasan kekerasan dengan cara yang lebih anak sukai untuk menirunya dan terpenting gunakan youtube dengan bijaksana.


Komentar

Postingan Populer